February 18th, 2010
Judul : Oeroeg
Judul asli : Oeroeg
Penulis : Hella S Haasse
Penerjemah : Indira Ismail
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2009
Tebal : 144 halaman
Pada 1948 sebuah novel tipis dihadiahkan kepada para pembeli buku di Belanda yang berbelanja sedikitnya 3,5 gulden. Novel itu anonim, tanpa disebutkan pengarangnya. Hanya ada petunjuk, sebuah moto ‘Soeka Toelis’, kisah tentang persahabatan antara seorang anak Belanda dan pribumi di Hindia-Belanda. Di sampulnya terpampang judul: Oeroeg.
Read the rest of this entry »
Tags: Gramedia Pustaka Utama, Hella S Haasse, hubungan indonesia-belanda, novel oeroeg, resensi novel oeroeg
Posted in Resensi | No Comments »
January 7th, 2010
Judul: Sejarah Kecil Petite Histoire Indonesia II
Penulis: Rosihan Anwar
Penerbit: Penerbit Kompas, Juli 2009
Halaman: viii + 348 halaman
Judulnya boleh disebut Sejarah Kecil, Petite Historie Indonesia 2. Namun, penulisnya bukanlah orang kecil. Setelah sukses dengan jilid pertama, jilid kedua buku tersebut kembali hadir. Pada jilid kedua ini fokus utamanya pada bidang pers, film, kebudayaan yang juga mengenai para wartawan, sineas dan seniman.
Rosihan Anwar, penulis buku Sejarah Kecil ini bukanlah orang sembarangan. Beliau tidak hanya penulis sejarah tapi dapat dikatakan sebagai pelaku alias aktor sejarah. Sehingga apa yang dituturkan seperti laporan pandangan mata dari pelakunya sendiri.
Read the rest of this entry »
Tags: buku rosihan anwar, petite histoire II, resensi buku, rosihan anwar, Sejarah Indonesia, sejarah kecil
Posted in Inspirasi, Resensi | No Comments »
January 1st, 2010
Awal tahun…2010
Tahun 2009 yang telah lewat menyisakan beragam kisah. Banyak hal yang membuat pengalaman kehidupan bertambah dan menjadi pelajaran untuk menghadapi masa depan serta menebalkan kualitas hidup.
Satu hal yang tak terlupakan adalah bertambahnya teman-teman baru yang diperoleh selama tahun 2009 silam. Kepada mereka saya ucapkan terima kasih atas pertemanan kita.
Tahun 2009 silam, terus terang saya tak banyak mereview buku…sebulan hanya satu atau dua buku yang berhasil saya review. Alasan kesibukan dan rasa malas sepertinya menjadi dalih umum yang seharusnya tidak dijadikan alasan saya.
Tahun 2009 silam, saya mendapat kiriman buku-buku menarik yang (seharusnya) direview dan dikirimkan ke media (atau blog saya). Namun, waktu 24 jam sepertinya kurang (atau mungkin saya yang belum bisa mengatur 24 jam itu). Kepada teman-teman penerbit: AKOER, Redline Publishing, KPG, GPU, Pena Wormer saya haturkan mohon maaf sebesar-besarnya jika tahun 2009 tidak sesuai harapan. Semoga di tahun 2010 kita bisa bekerja sama lagi dengan lebih baik. Ini merupakan salah satu resolusi saya di tahun 2010.
Selain mereview buku, tumpukan naskah menanti untuk diselesaikan lalu diserahkan penerbit. Ini resolusi saya lain yang harus diwujudkan. Resolusi lain, menjalankan amanat dari fakultas dengan sebaik-baiknya dan semoga membuat rekan-rekan sekerja saya merasa lebih baik.
Lalu, resolusi yang tidak kalah pentingnya adalah…kembali fokus pada tema Phd yang sempat terbengkalai (alasan lagi :) dengan harapan bisa selesai tepat waktu. Finish what you started.
Kepada keluarga (istri dan anak-anakku), ibu dan adik-adikku tercinta, kerabat, sahabat dan teman-teman yang baik…saya mengharap dukungan dan doanya…..Semoga di 2010 kita dilimpahi rahmat dan kesehatan serta kualitas hidup kita lebih ditingkatkan Allah SWT…Amin..
Salam,
AS
Tags: Akoer, Dastan, GPU, KPG, Pena Wormer, Redline publishing, resolusi buku
Posted in Artikel | No Comments »
December 7th, 2009
Mungkin belum banyak orang yang tahu jika singkong atau cassava adalah tanaman impor di Indonesia. Tanaman ini adalah pohon tahunan tropika dan subtropika. Kita mengkonsumsi umbinya yang menghasilkan karbohidrat. Daunnya pun kerap kita konsumsi, baik sebagai lalap atau dijadikan sayur. Tanaman ini sebenarnya berasal dari benua Amerika. Tepatnya di Amerika Selatan yang kemudian dikembangkan di Brazil dan Paraguay pada masa pra-sejarah.
Read the rest of this entry »
Tags: cassave, geschiedenis van cassave in indonesie, history of food, indonesian food, kaas, sejarah pangan, singkong dan keju, singkong di indonesia, singkong-keju
Posted in Artikel, Coretan Sejarah, Kuliner | No Comments »
November 1st, 2009


Judul : Masa Kanak-Kanak
Judul asli : Kinderjaren
Penulis : Jona Oberski
Penerjemah : Laurens Sipahelut
Pengantar : Dr. Lilie Suratminto
Penerbit : Pena Wormer 2009, Jakarta
Tebal : 96 halaman
Adakah yang masih kita ingat tentang masa kanak-kanak kita? Bagaimanakah kita – pada masa itu – melihat dunia ini? Rasa senang, sedih, ingin tahu, takut hingga trauma bercampur dengan fantasi serta kepolosan khas anak-anak membentuk keping kenangan yang akan terbawa hingga dewasa.
Tak banyak orang yang mampu mengingat dan mengenang masa kanak-kanak mereka lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan, seperti halnya Jona Oberski dalam bukunya Masa Kanak-Kanak yang edisi bahasa Belandanya terbit pada 1978. Hingga tahun 2000 buku ini sudah 25 kali cetak ulang. Buku ini pun sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan difilmkan tahun 1993 dengan judul “Jonah who lived in the whale” Novela yang berlatar-belakang Perang Dunia II, lebih tepatnya pendudukan Jerman di Belanda, menuturkan pengalaman seorang bocah laki-laki pada masa itu. Kepolosan khas anak-anak dalam memandang dunia inilah yang menarik untuk disimak. Read the rest of this entry »
Tags: kinderjaren, Masa Kanak-Kanak, novel, oberski, Pena Wormer
Posted in Resensi | No Comments »
October 1st, 2009

Judul : Jejak Pangan: Sejarah, Silang Budaya, dan Masa Depan
Penulis : Andreas Maryoto
Pengantar : Siswono Yudo Husodo
Penerbit : Kompas, 2009
Tebal : xiv + 249 halaman
Urusan makan memang bukan sekedar masalah perut. Meskipun ada yang mengatakan makan bukan untuk sekedar hidup tetapi urusan makanan tetap tak dapat dipandang sebelah mata. Read the rest of this entry »
Tags: andreas maryoto, history of food in indonesia, jejak pangan, pangan di indonesia, sejarah pangan di indonesia
Posted in Resensi | No Comments »
September 3rd, 2009



Judul : Orang Bajo Suku Pengembara Laut, Pengalaman Seorang Antropolog
Judul asli : Peuple nomade de la mer: Les Badjos d’Indonésie
Penulis : François-Robert Zacot
Penerjemah : Fida Muljono-Larue dan Ida Budi Pranoto
Penerbit : KPG, Forum Jakarta-Paris, EFEO 2008
Tebal : 488 halaman
“Gila!” Demikian ungkapan spontan dari salah seorang peneliti asal Belanda ketika saya mengatakan bahwa saya telah beberapa tahun tinggal di sebuah pulau besar di sebelah timur Indonesia. Ungkapan “gila” itu tentunya memiliki banyak makna. Serupa dengan pengalaman antropolog Prancis, François-Robert Zacot yang meneliti masyarakat Bajo di Sulawesi sekitar tiga puluh tahun silam.
Read the rest of this entry »
Tags: antropologi indonesia, Bajo, budaya Indonesia, suku bajo, suku laut, Zacot
Posted in Resensi | No Comments »
August 3rd, 2009
Semarak ‘pesta’ pemilihan presiden usai sudah. Meski masih menyisakan kegundahan dan kegusaran pihak tertentu karena dugaan kecurangan dalam ‘pesta’ itu. Hingga kini pun penghitungan suara masih berlangsung walau pemenangnya telah diketahui. Read the rest of this entry »
Tags: budaya oposisi, budaya politik, budaya posisi, indonesian culture politic
Posted in Artikel | No Comments »
July 2nd, 2009

Title: Bridge to new Business: The economic Decolonization of Indonesia
Author: J. Thomas Lindblad
Publisher: KITLV and NIOD, 2008
ISBN: 978-90-6718-
The bridge means link. By the civil engineering, bridge also means structure allowing passage across obstacle or by the music it means a connecting section in a musical work. I think that we can use those meanings for this book. Read the rest of this entry »
Tags: bridge to a new business, decolonization, dekolonisasi, dekolonisasi ekonomi di indonesia, indonesian economic history, post colonial, sejarah ekonomi indonesia, Thomas Linbald
Posted in Resensi | 2 Comments »
June 4th, 2009

If we heard about the record of history, we always refer to the writing. The photographs are just for the illustration, not as primary sources. Perhaps, it could be right because the photographs that are taken, for special purpose. Meanwhile photographs and tourism have a relation. As a promotion medium, photographs (in postcard, illustration of guide book) can attract many tourists.
Read the rest of this entry »
Tags: photography as promotion in colonial tourism, photography in colonial tourism
Posted in Coretan Sejarah, Fiksi, Turisme | No Comments »