Bagaimana melakukan penelitian sejarah

student guide

Untuk menyemangati diri sendiri dan mudah-mudahan dapat juga menjadi inspirasi bagi orang lain berikut ulasan dari salah satu bab dengan judul “How to research a history topic” yang diambil dari buku A Student’s Guide to History (2013) karya Jules R.Benyamin.

 

Dalam bab ini ditinjau informasi sumber sejarah dan dijelaskan bagaimana menggunakan sumber sejarah tersebut. Selain itu juga akan dibahas bagaimana memilih topik, mencatat informasi dan menyusun catatan tersebut.

Sebagai seorang mahasiswa sejarah tugas yang paling menuntut kreativitas adalah membuat karya ilmiah dari hasil riset dan pengumpulan sumber. Mulai dari pemilihan sumber hingga menuliskan kesimpulannya, hasil riset tersebut adalah sesuatu yang unik karena merupakan karya kita sendiri.

Ada lima tahap dalam riset sebelum menyiapkan karya ilmiah:
1. Memilih topik
2. Mendapatkan sumber yang terbaik sebagai informasi
3. Menentukan apa yang harus dicatat dari sumber tersebut
4. Menyusun hasil riset
5. Menulis karya ilmiah

Hal yang dibahas dalam bab ini hanya sampai tahap empat.

Memilih Topik
Dalam memilih topik kita harus berhati-hati. Kita dapat menjadi bosan jika kita selama berhari-hari mencari informasi mengenai subyek yang tidak kita sukai. Pilihlah subyek yang benar-benar menarik perhatian kita. Semua subyek dapat ditelusuri sejarahnya. Sebuah proyek penelitian sejarah dapat mencakup hampir semua hal.

Sebuah topik yang ideal tidak hanya yang membuat kita penasaran tetapi sesuatu yang juga sudah kita ketahui sebelumnya. Misalnya dengan cara membaca subyek itu sebelumnya.

Sebuah topik merupakan subyek umum yang ingin kita teliti. Oleh karena itu perlu kita persempit lagi dalam bentuk tema. Sebuah tema lebih sempit daripada topik. Sebuah tema memuat beberapa hal penting mengenai topik yang ingin kita buat. Tanpa sebuah tema, kita tidak memiliki ide yang jelas mengenai sumber yang akan kita teliti, lalu bagian apa saja yang dapat kita gunakan dan bagaimana menyusunnya dalam karya ilmiah kita.

Dalam memformulasikan tema juga diperlukan ketrampilan. Adalah hal yang berguna untuk mempersempit tema yang dapat membantu menyusun pertanyaan penelitian mengenai topik yang kita bahas. Apabila kita hanya mengetahui sedikit mengenai topik yang akan kita bahas, sebaiknya kita mempelajarinya lebih banyak sebelum kita mempersempitnya dan menghasilkan sebuah tema yang baik.
Membuat ancangan penelitian
Ancangan penelitian berbeda dengan ketika kita menulis karya ilmiah. Sebuah ancangan ilmiah membantu kita meneliti tema dengan cara yang terstruktur. Ancangan ilmiah membantu kita mengetahui apa yang harus dilakukan pertama kali. Ancangan ilmiah ini dapat diubah sehingga sifatnya tidak tetap karena mungkin saja kita bisa berubah pikiran ketika kita telah membaca beberapa buku yang mendukung penelitian kita. Bahkan dapat saja tema yang kita ajukan sebelumnya berubah.

Penelitian Perpustakaan
Sebaiknya kita mengenali dulu perpustakaan tempat kita mencari informasi sebelum memulai penelitian. Untuk mendapatkan informasi yang kita perlukan, kita mempelajari cara menggunakan ‘bantuan pencarian’ di perpustakaan tersebut. ‘Bantuan pencarian’ tersebut berupa katalog yang berisi daftar buku, jurnal, majalah, mikrofilm, video koleksi perpustakaan tersebut dan tempat di mana mereka menyimpannya.

Tujuan kita mengetahui daftar katalog tersebut adalah untuk menyusun bibliografi riset yaitu sebuah daftar sumber yang menurut kita dapat memberikan informasi yang kita butuhkan sesuai dengan tema penelitian kita.

Menggunakan katalog perpustakaan
Kita dapat mencari buku melalui katalog online berdasarkan pengarang, judul atau subyeknya. Dalam hal ini kita harus memperhatikan ejaan nama serta judulnya. Namun, tidak juga berarti kita dapat langsung mendapatkan informasi melalui katalog ini. Terkadang kita harus menggunakan pengarang atau buku lain untuk mendapatkan informasi mengenai buku yang kita perlukan.

Dalam upaya pencarian di katalog menggunakan subyek, kita dapat menggunakan a subject heading yang merupakan istilah yang dibuat oleh pembuat katalog yang menggambarkan isi dari buku. Selain itu kita dapat menggunakan kata kunci, misalnya subyek yang kita ingin teliti.

Selain mencari buku, kita dapat pula mencari artikel dalam jurnal, majalah dan surat kabar. Sumber ini merupakan sumber perpustakaan yang juga berharga dan sering kali terlewati.

Sumber untuk penelitian sejarah di internet
Ada jutaan informasi yang kita bisa temukan di internet. Namun, tidak semuanya dapat kita akses. Oleh karena itu kita dibantu oleh sejumlah mesin pencari seperti Lycos, AltaVista, WebCrawler, Yahoo dan Google. Informasi yang ada di internet itu pun ada yang memang berharga dan bernilai tetapi ada pula yang tak bernilai sama sekali sehingga kita perlu menyeleksinya.

Penelitian sumber primer
Salah satu aspek yang paling menarik dalam penelitian sejarah adalah membaca karya orang yang merupakan bagian dari peristiwa sejarah yang memperlihatkan perasaan serta pemikiran mengenai pengalaman mereka. Dalam hal ini buku harian atau berita serta laporan sezaman merupakan sumber yang berharga. Kita dapat memperolehnya di kantor yang menyimpan arsip (baik itu museum atau perkumpulan sejarah yang menyimpan sumber primer tersebut). Kita dapat pula mewawancarai orang yang hidup pada masa yang kita teliti. Hal terpenting mengenai sumber/dokumen primer adalah kita harus membaca banyak hal mengenai topik yang kita teliti untuk dapat memahaminya.

Buku referensi
Referensi yang dapat kita pergunakan adalah buku bibliografi subyek. Buku ini membantu kita mendapatkan sumber referensi yang mendekati tema yang akan kita teliti.

Mendapatkan informasi dari sumber
Apabila kita sudah membaca sebuah buku yang kita anggap memberikan informasi mengenai topik yang kita cari, kita dapat menentukan apakah memang buku itu memuat informasi yang kita cari. Memang kita tergantung pada judul buku tersebut. Namun, terkadang judul buku itu tidak mencerminkan isinya.

Kita harus dapat menyeleksi buku mana saja yang memang memuat informasi yang kita cari. Misalnya buku yang isinya terlalu umum, atau buku yang sifatnya menghibur daripada memberikan informasi. Oleh karena itu perhatikan apakah buku-buku tersebut memuat catatan kaki, bibliografi. Selain itu dari pendahuluan kita bisa menentukan kegunaan buku tersebut.

Demikian pula sudut pandang orang yang menulis buku tersebut. Perbedaan sudut pandang tentu mempengaruhi interpretasi dan pemahaman terhadap suatu subyek.
Menentukan apakah sebuah buku berguna

Pertama kali kita dapat menentukan kegunaan dan fokus dari buku tersebut dari daftar isinya. Meskipun, misalnya beberapa judul bab masih agak samar-samar, kebanyakan tentu memberikan gambaran yang jelas mengenai isi buku tersebut.
Hal lainnya dalam menentukan kegunaan sebuah buku kita dapat melihat indeks (namun tak semua buku memiliki indeks). Daftar indeks disusun secara alfabetis yang memuat nama orang atau subyek yang dibahas dalam buku.

Hal yang tak kalah pentingnya adalah melihat bibliografi buku tersebut. Bibliografi memberikan petunjuk sumber yang digunakan penulis buku tersebut yang mungkin dianggap penting olehnya serta untuk mengetahui seberapa luas penelitiannya.

Bagaimana membaca sumber
Membaca buku kelihatannya mudah, namun kita akan dihadapkan pada perbendaharaan kata (kosa kata) yang mungkin baru bagi kita. Oleh karena itu kita memerlukan kamus istilah yang dapat membantu kita. Masalah lainnya adalah berbagai gaya menulis setiap penulis yang mungkin sukar dipahami oleh kita. Cara yang terbaik untuk memahaminya adalah membacanya berulang setiap kalimat dan melihat kata-kata yang tidak kita kenal.

Secara garis besar petunjuk memahami sebuah buku: Periksa daftar isi, indeks dan istilah kunci, baca pendahuluan dan kesimpulan, periksa bibliografi dan baca dengan cepat pendahuluan serta bab-bab lainnya.

Membuat catatan dari sumber
Peraturan pertama dalam membuat catatan sumber adalah kita mengetahui apa yang kita cari. Hal ini untuk menghindari kita mencatat hal yang tidak berguna dan tidak kita butuhkan.

Sebaiknya kita dapat membuat ringkasan berdasarkan pemahaman kita dengan menggunakan kata-kata kita sendiri. Hal ini untuk menghindari plagiarisme. Selain itu kita dapat menggunakan parafrase yang pada awalnya tidak mudah. Parafrase memuat hal-hal penting dari kalimat-kalimat penulis yang kita kutip.

Menyusun penelitian
Sebelumnya kita dibantu dengan ancangan penelitian yang membantu menentukan sumber mana yang harus dicari lalu dibaca. Dalam penyusunan penelitian kita dapat melakukannya secara kronologis dan berdasarkan topik. Kedua bentuk ini akan menghasilkan hasil yang mungkin berbeda.

Selain metode penyusunan, masalah waktu penelitian juga perlu diperhatikan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh kita dalam menyusun hasil penelitian tersebut.

Sumber sejarah di luar perpustakaan
Selain sumber sejarah yang dapat diperoleh di perpustakaan, kita bisa memperoleh sumber sejarah di luar perpustakaan. Misalnya museum, arsip dari kantor atau perusahaan, film dan rekaman dari stasiun televisi atau radio.
orang-orang lanjut usia dalam masyarakat kita dapat pula menjadi sumber informasi sejarah. Demikian pula tokoh-tokoh lokal maupun nasional penting yang terlibat dalam suatu peristiwa penting, mereka tentu memiliki pengetahuan terhadap peristiwa tersebut.

Meneliti sejarah keluarga
Salah satu hal yang paling menyenangkan dalam penelitian sejarah adalah meneliti sejarah keluarga kita sendiri. Lebih jauh lagi, kita menelitinya untuk menempatkannya dalam pengalaman sejarah bangsa kita.

Penelitian semacam ini melibatkan beberapa hal:
1. Pengenalan kita terhadap sejarah umum bangsa dan wilayah pada waktu dan tempat yang khusus dari nenek moyang kita;
2. Mempelajari semua catatan keluarga yang ada seperti buku harian, foto-foto, pusaka dan yang tak kalah pentingnya;
3. Mewawancarai semua anggota keluarga yang ada.

Dalam mempersiapkan aspek penting penelitian sejarah keluarga ini, kita harus mengenal sejarah dasar dari keluarga kita sehingga kita dapat memperoleh informasi penting yang kita perlukan dari orang-orang yang akan kita wawancarai. Kita harus fokus pada aspek penting seperti kehidupan keluarga, strata sosial dan kehidupan politik keluarga. Hal-hal mendasar yang perlu juga diperhatikan antara lain; nama, hubungan, rumah dan pekerjaan dari setiap generasi anggota keluarga.

foto buku: amazon.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *