Harapan Awal Tahun 2021

Tahun 2020 lalu, di awal tahun dimulai dengan rasa optimisme. Tak ada yang menyangka, beberapa bulan kemudian, situasi darurat menjungkirbalikkan keadaan. Pandemi Covid-19 menjadi ‘kendala’ untuk melakukan kegiatan, terutama yang berhubungan dengan mobilitas dan bertemu orang banyak. Awalnya banyak yang berharap pada pertengahan tahun kondisi sudah semakin baik dan dapat kembali berkegiatan. Namun, kenyataan berkeinginan lain. Situasi justru semakin memburuk hingga tutup tahun 2020.
Continue reading “Harapan Awal Tahun 2021”

Penutup Tahun Masa Pagebluk


Menjalani hari-hari menjelang pergantian tahun dari 2020 menuju 2021 di sela-sela menyelesaikan tugas akhir tahun. Di tengah-tengah suasana ketidakpastian, tetap berupaya mengumpulkan rasa optimistis untuk dapat tetap menyongsong tahun baru 2021 dan menjalaninya. Jika pada akhir 2019 menjelang tahun 2020 setumpuk rencana disiapkan. Justru pada tahun ini tumpukan tugas sudah di ambang pintu. Rencana memang tetap disiapkan tetapi tidak seperti tahun lalu yang dipenuhi optimistis, kali ini kadar optimistis dibumbui kecemasan.
Continue reading “Penutup Tahun Masa Pagebluk”

2020 is bijna afgelopen

Het is november. Het is bijna aan het eind van 2020. 2020 is bijna afgelopen. Vorige jaar hetzelfde maand in november verscheen mijn boek over toerisme na een paar maanden onder de redactie was. De pandemie is nog niet klaar en we werken nog thuis. Ik kijk even naar mijn blog in januari 2020. Ik schreef: ‘het jaar 2020. Het getal is uniek want er zijn vier cijfers die dezelfde zijn. Twee nul, twee nul.’
Continue reading “2020 is bijna afgelopen”

Kerja Dari Rumah Saja

Fisik boleh tak kemana-mana tetapi fikiran harus tetap waras. Situasi pandemi yang masih berlangsung membuat mobilitas kita sangat terbatas. Ditambah lagi angka mereka yang positif Covid-19 di Indonesia belum memperlihatkan tanda-tanda menurun. Namun, situasi ini tidak membuat kita lantas berbuat apa-apa.
Continue reading “Kerja Dari Rumah Saja”

Saujana Pusaka Indonesia dalam Ingatan

Saujana. Satu kata yang saya dengar kali pertama pada akhir tahun 1990-an, dari sebuah lagu karya kelompok musik KLA Project. Saujana, samudra membentang sambut layarku/ Saujana, hidup di seberang gerlap mimpiku/ Mungkinkah merapat ke sana? Demikian bunyi liriknya yang ditulis oleh Katon Bagaskara, salah seorang personil KLA Project yang memilih kata-kata indah tak lazim namun puitis. Sebagai lulusan Fakultas Sastra, saya memang begitu memuja kata-kata indah yang terjalin, terangkai membentuk makna.
Continue reading “Saujana Pusaka Indonesia dalam Ingatan”

Wisata Alam Pendukung Pariwisata Berkelanjutan di Masa Adaptasi Baru

Serentak hampir semua kegiatan manusia di seluruh dunia terhenti ketika pandemi Corona mulai merebak pada akhir tahun 2019 di China. Sebelumnya, virus berbahaya itu disebut virus Wuhan, mengacu pada nama tempat ditemukannya virus tersebut. Penamaan ini seperti penamaan nama-nama penyakit yang muncul pada masa silam, seperti Flu Spanyol, Flu Hongkong. Pada bulan Februari 2020, organisasi kesehatan dunia WHO secara resmi menamakan virus tersebut Covid-19 (Corona Virus Disease-19).
Continue reading “Wisata Alam Pendukung Pariwisata Berkelanjutan di Masa Adaptasi Baru”

Membingkai Mooi Indië, Jalan-Jalan Zaman Normaal

Masih dalam suasana PSBB yang mulai dilonggarkan. Saat itu siang hari tanggal 16 Juni 2020 setelah mengerjakan beberapa tugas, sebuah pesan dari WA masuk. Isi pesan dari seseorang bernama Pitor, pengajar dari Prodi Pariwisata Sekolah Vokasi UGM dan pegiat di platform . Ia mendapat nomor saya dari Rianti, salah seorang pengajar di Prodi Belanda. Dalam WA, ia meminta kesediaan saya untuk berdiskusi mengenai sejarah pariwisata di Hindia-Belanda, terkait dengan buku saya Sejarah Pariwisata di Hindia-Belanda 1891-1942 yang terbit tahun 2019 lalu.
Continue reading “Membingkai Mooi Indië, Jalan-Jalan Zaman Normaal”

Tetap Sehat dan Waras di Tengah Pandemi

“all the best people are Taureans,!” tulis Prof. Peter Carey di laman Facebook saya.
18 Ramadhan 1441. 11 Mei 2020. Menambah usia di tengah pandemi. Semoga berkah di sisa usia. Demikianlah do’a yang disampaikan kepada saya. Ya, sisa usia. Tiga tahun lagi, jika Allah mengizinkan, saya memasuki usia setengah abad. Sebagai manusia yang dilahirkan di abad lalu, abad ke-20, diberi kesempatan menikmati kehidupan di abad ke-21 adalah suatu kenikmatan tiada tara. Puji syukur atas karunia-Nya.
Continue reading “Tetap Sehat dan Waras di Tengah Pandemi”

Perjalanan dan Turisme Masa Depan setelah Pandemi

Masih berpuasa di tengah pandemik. Di hari ke-6 bulan Ramadhan. Pagi cukup cerah. Matahari tidak bersinar malu-malu. Saya mengajak si sulung berjalan kaki. Berjemur dan mencari keringat. Masuk ke kampus, ke luar kampus, melewati kelurahan. Memang, sudah naluri kita melakukan pergerakan. Mobilitas dari satu tempat ke tempat yang lain.
Continue reading “Perjalanan dan Turisme Masa Depan setelah Pandemi”