Dinamika Budaya dan Bahasa Belanda di Indonesia tahun 1950-2000-an

Proyek penelitian ini mulai dikerjakan sejak awal tahun 2018. Gagasan awalnya adalah penelitian disertasi dari Dr. Kees Groeneboer, Weg tot het Westen. Het Nederlands voor Indië1600-1950 (1993). Dalam penelitiannya Groeneboer mengakhirinya di tahun 1950. Hal tersebut merupakan suatu peluang untuk dikaji karena dalam sejarahnya, budaya dan terutama bahasa Belanda di Indonesia tentu mengalami dinamika. Ada pasang, ada surut. Ada turun, ada naik.

Bersama satu dosen pendamping, Fajar M. Nugraha, M.Si, beserta tiga orang mahasiswa skripsi, disusun proposal. Proposal penelitian tersebut kemudian diajukan untuk Hibah Publikasi Internasional Terindeks Untuk Tugas Akhir Mahasiswa (PITTA) Universitas Indonesia tahun 2018. Alhamdulillah, proposal kami diterima dan kami mulai bekerja. Target luaran yang dijanjikan sesuai proposal adalah artikel ilmiah yang dimuat dalam proseding terscopus atau jurnal internasional terscopus.

Penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa berkaitan dengan tema ini cukup beragam. Ada yang membahas pendidikan berbahasa Belanda di Indonesia pasca Penyerahan Kedaulatan (istilah lain adalah Pengakuan Kedaulatan) 27 Desember 1949 hingga tahun 1950-an, Dinamika media berbahasa Belanda di Indonesia pasca Ancaman 5 Desember 1957, Multikulturalisme dalam bahan ajar bahasa Belanda untuk orang asing. Sementara itu kami menyusun rencana penelitian bersama seperti Dekolonisasi bahasa Belanda di Indonesia 1950-2000-an, Zwarte Sinterklaas: Dampak Sentimen Anti-Belanda di Indonesia tahun 1950-1960-an dalam bidang budaya, Buku ajar bahasa Belanda di Indonesia 1970-2000an, Dampak politik bahasa Jepang (1942-1945), Pergeseran makna ‘Belanda Depok’ sebagai identitas dua belas marga keturunan Chastelein, Bahasa Belanda dalam media di Indonesia 1970-2000an.

Pada akhir bulan Agustus 2018 nanti salah satu tim peneliti akan mengikuti kursus dengan tema ‘The International Position of Dutch Language and Culture’ di Universiteit Utrecht, Belanda. Kesempatan itu tentu merupakan kesempatan berharga untuk keberhasilan penelitian karena dapat mendiskusikannya dengan berbagai pihak yang berkompeten. Direncanakan juga tim akan mengikuti beberapa konferensi internasional untuk menyampaikan hasil penelitian.
Semoga semua berjalan lancar.

One thought on “Dinamika Budaya dan Bahasa Belanda di Indonesia tahun 1950-2000-an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *