Kisah Pedagang Keju

Judul        :  Kaas – Keju
Penulis        : Willem Elsschot
Penerjemah    : Jugiarie Soegiarto
Penerbit    : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2010
Tebal        : 173 hlm

“Coba kamuorang kasih tunjuk di mana itu ekstrimis. Nanti kitaorang kasih keju en susu!”. Inilah dialog dari serdadu Belanda yang kerap kita dengar dalam film-film berlatarbelakang perang kemerdekaan Indonesia. Coba perhatikan imbalan yang diimingkan. Keju dan susu. Keju, jelas bukan produk Indonesia.  Oleh karena itu iming-iming serdadu Belanda kepada penduduk pribumi dapat meruntuhkan ‘iman’: “Kamuorang kasih tunjuk kitaorang di mana itu ekstrimis sembunyi? Nanti kitaorang kasih kamuorang keju”

Keju. Itulah tema yang diangkat buku yang berjudul Kaas (keju). Jangan terkecoh. Buku ini bukan buku kuliner yang membahas seluk-beluk pembuatan keju. Namun, buku ini tentang keju.

Continue reading “Kisah Pedagang Keju”

Het koloniale beschavingsoffensief in Indië

Titel                     : Het koloniale beschavingsoffensief: Wegen naar het nieuwe Indië 1890-1950
Redacteur        : Marieke Bloembergen & Remco Raben
Uitgever           : KITLV, Leiden 2009
Pagina’s              : 361 blz

Dit boek verschijnt ter gelegenheid van het afscheid van Elsbeth Locher-Scholten van de Universiteit Utrecht. Veertien auteurs in deze bundel zijn Petra Groen, Marieke Bloembergen, Sita van Bemmelen, Henk Schulte Nordholt, Pieter Drooglever, Jur van Goor, Tessel Pollman, Berteke Waaldijk, Susan Legêne, Esther Captain, Remco Raben, Hans Meijerm, Bob de Graaff,  en Marten Kuitenbouwer.  Ze onderzoeken de tegenstrijdigheden in het ontwikkelingsbeleid en vooruitgangsdenken van het koloniale tijdperk, en de uiteenlopende percepties van hun nieuwe Indië.
Continue reading “Het koloniale beschavingsoffensief in Indië”

Nyai, Nenek Moyang Kaum Indo

Judul             :  De njai, Het concubinaat in Nederland-Indië
Penulis         :  Reggie Baay
Penerbit      :  Athenaeur-Polak & Van Gennep
Tebal             :  302 hlm

Apa hubungan antara Nyai dan Kaum Indo?  Dalam salah satu kesempatan Professor Pamela Pattynama, guru besar luar biasa Universiteit van Amsterdam mengutip kalimat dari penulis buku ini, Reggie Baay. ”Nyai adalah nenek moyang kaum Indo Eropa.” Kalimat ini sebenarnya berasal dari Rob van Nieuwenhuys.

Apabila kita menyebutkan kata  ’nyai’ pada masa kolonial, kemungkinan reaksi orang akan beragam. Ada yang tersenyum kecut, memasang wajah sinis atau meremehkan dan mungkin saja mengangkat bahu. Enggan membicarakannya lebih lanjut. Nyai pada masa kolonial kerap disandingkan dengan urusan dapur dan kasur yang berfungsi sebagai ’teman’ bagi para pria Eropa kesepian di tanah surga.
Continue reading “Nyai, Nenek Moyang Kaum Indo”

Decolonization of Indonesian economic

Judul        :  Indonesian economic decolonization in regional and international perspective
Editor        : J. Thomas Lindbald & Peter Post
Penerbit    : KITLV, Leiden 2009
Tebal        : 212 hlm

This eight essays in this book provides insights into the complex process of economic decolonization in Indonesia from a variety of perspectives. This collection of essays draw on a wide range of primary source materials consulted in Dutch and Indonesian archives. They present detailed evidence of waht economic decolonization entailed, especially during the transfer of sovereignity in 1949 and the nationalization of Dutch companies in 1949 and the nationalization of Dutch companies in 1959.
Continue reading “Decolonization of Indonesian economic”

Rahasia Menjadi Manusia Produktif

Judul  :  Beyond Productivity
Penulis  : Sugeng Santoso
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2010
Tebal  : 169 hal + xxv

Mungkin ada yang heran karena buku yang saya ulas kali ini bukan buku yang berbau sejarah atau budaya.  Memang, buku ini jelas-jelas jauh dari tema yang biasa saya tuliskan. Namun, bila kita kaitkan dengan masalah produktivitas, hal ini tidak akan lepas dari urusan budaya. Urusan yang menyangkut manusia, kegiatan dan produk yang dihasilkan dari olah pikir manusia dalam upaya meraih sesuatu.

Sesuai dengan amanah yang diberikan kepada saya hingga beberapa tahun mendatang, tahun ini saya mendapatkan sahabat-sahabat baru yang memberikan ‘dukungan’ secara tidak langsung. ‘Dukungan’ tersebut dalam bentuk ilmu-ilmu baru yang harus saya praktikkan dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab itu.   Sudah saatnya kita harus berubah.

Continue reading “Rahasia Menjadi Manusia Produktif”

Sepak Bola Tionghoa Surabaya

Judul  :  Tionghoa Surabaya dalam Sepak Bola 1915-1942
Penulis  : R.N. Bayu Aji
Pengantar  : Freek Colombijn
Penerbit : Ombak, Yogyakarta 2010
Tebal  : 141 hal + xxi

Anda masih ingat iklan minuman energi yang diputar beberapa tahun silam? Dalam salah satu adegan kita lihat Dik Doank duduk termangu.  ”Kapan ya Indonesia bisa ikut Piala Dunia?,” kata Dik Doank yang membintangi iklan itu bersama dengan bintang sepak bola Italia, Alessandro Del Piero.

Continue reading “Sepak Bola Tionghoa Surabaya”

Persahabatan Antar Bangsa pada Dua Jaman

Judul       :  Oeroeg
Judul asli :  Oeroeg
Penulis  : Hella S Haasse
Penerjemah : Indira Ismail
Penerbit :  Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2009
Tebal  :  144 halaman

Pada 1948 sebuah novel tipis dihadiahkan kepada para pembeli buku di Belanda yang berbelanja sedikitnya 3,5 gulden. Novel itu anonim, tanpa disebutkan pengarangnya. Hanya ada petunjuk, sebuah moto ‘Soeka Toelis’, kisah tentang persahabatan antara seorang anak Belanda dan pribumi di Hindia-Belanda. Di sampulnya terpampang judul: Oeroeg.

Continue reading “Persahabatan Antar Bangsa pada Dua Jaman”

Sejarah Kecil Aktor Sejarah

Judul: Sejarah Kecil Petite Histoire Indonesia II
Penulis: Rosihan Anwar
Penerbit: Penerbit Kompas,  Juli 2009
Halaman: viii + 348 halaman

Judulnya boleh disebut Sejarah Kecil, Petite Historie Indonesia 2. Namun, penulisnya bukanlah orang kecil.  Setelah sukses dengan jilid pertama, jilid kedua buku tersebut kembali hadir. Pada jilid kedua ini fokus utamanya pada bidang pers, film, kebudayaan yang juga mengenai para wartawan, sineas dan seniman.

Rosihan Anwar, penulis buku Sejarah Kecil ini bukanlah orang sembarangan. Beliau tidak hanya penulis sejarah tapi dapat dikatakan sebagai pelaku alias aktor sejarah. Sehingga apa yang dituturkan seperti laporan pandangan mata dari pelakunya sendiri.

Continue reading “Sejarah Kecil Aktor Sejarah”

Mengabadikan Kenangan Masa Kanak- Kanak

Judul            :  Masa Kanak-Kanak
Judul asli     :  Kinderjaren
Penulis        :  Jona Oberski
Penerjemah :  Laurens Sipahelut
Pengantar   :  Dr. Lilie Suratminto
Penerbit    :  Pena Wormer 2009, Jakarta
Tebal        :  96 halaman

Adakah yang masih kita ingat tentang masa kanak-kanak kita?  Bagaimanakah kita – pada masa itu – melihat dunia ini?  Rasa senang, sedih, ingin tahu, takut hingga trauma bercampur dengan fantasi serta kepolosan khas anak-anak membentuk keping kenangan yang akan terbawa hingga dewasa.

Tak banyak orang yang mampu mengingat dan mengenang masa kanak-kanak mereka lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan, seperti halnya Jona Oberski dalam bukunya Masa Kanak-Kanak yang edisi bahasa Belandanya terbit pada 1978. Hingga tahun 2000 buku ini sudah 25 kali cetak ulang. Buku ini pun sudah diterjemahkan dalam berbagai bahasa dan difilmkan tahun 1993 dengan judul “Jonah who lived in the whale”    Novela yang berlatar-belakang Perang Dunia II, lebih tepatnya pendudukan Jerman di Belanda, menuturkan pengalaman seorang bocah laki-laki pada masa itu. Kepolosan khas anak-anak dalam memandang dunia inilah yang menarik untuk disimak. Continue reading “Mengabadikan Kenangan Masa Kanak- Kanak”