Mengupas Masalah Pangan di Indonesia

Judul         :  Jejak Pangan: Sejarah, Silang Budaya, dan Masa Depan
Penulis        :  Andreas Maryoto
Pengantar    : Siswono Yudo Husodo
Penerbit    :  Kompas, 2009
Tebal        : xiv + 249 halaman

Urusan makan memang bukan sekedar masalah perut. Meskipun ada yang mengatakan makan bukan untuk sekedar hidup tetapi urusan makanan tetap tak dapat dipandang sebelah mata. Continue reading “Mengupas Masalah Pangan di Indonesia”

Catatan Seorang “Gila” tentang Suku Bajo

Judul            :  Orang Bajo Suku Pengembara Laut, Pengalaman Seorang Antropolog
Judul asli     :  Peuple nomade de la mer: Les Badjos d’Indonésie
Penulis         :  François-Robert Zacot
Penerjemah    :  Fida Muljono-Larue dan Ida Budi Pranoto
Penerbit    :  KPG, Forum Jakarta-Paris, EFEO 2008
Tebal        : 488 halaman

“Gila!” Demikian ungkapan spontan dari salah seorang peneliti asal Belanda ketika saya mengatakan bahwa saya telah beberapa tahun tinggal di sebuah pulau besar di sebelah timur Indonesia. Ungkapan “gila” itu tentunya memiliki banyak makna. Serupa dengan pengalaman antropolog Prancis, François-Robert Zacot yang meneliti masyarakat Bajo di Sulawesi sekitar tiga puluh tahun silam.

Continue reading “Catatan Seorang “Gila” tentang Suku Bajo”

Bridge to new business in the economic history of Indonesia

Title: Bridge to new Business: The economic Decolonization of Indonesia
Author: J. Thomas Lindblad
Publisher: KITLV and NIOD, 2008
ISBN: 978-90-6718-

The bridge means link. By the civil engineering, bridge also means structure allowing passage across obstacle or by the music it means a connecting section in a musical work. I think that we can use those meanings for this book. Continue reading “Bridge to new business in the economic history of Indonesia”

Mengejar Cita-Cita dan Cinta di Negeri Van Oranje

Judul         :  Negeri Van Oranje
Penulis      :  Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana
Penerbit    :  Bentang, 2009
Tebal        : viii + 478 halaman

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China”. Demikian pesan bijak yang sering kita dengar. Maksudnya dalam mengejar ilmu, kita harus memperluas wawasan dan pandangan. Jika perlu ke luar negeri dan jangan seperti katak dalam tempurung.
Continue reading “Mengejar Cita-Cita dan Cinta di Negeri Van Oranje”

Menyibak Kegemilangan Masa Lalu Banten

Judul: Banten, Sejarah dan Peradaban Abad X-XVII
Penulis: Claude Guillot
Penerjemah: Daniel Perret (ed)
Penerbit: KPG, EFEO, Forum Jakarta-Paris, Pusat Penelitian dan Perkembangan Arkeologi Nasional Jakarta, 2008
Halaman: 430 hal

Masa lalu memang tak akan pernah kembali dan terulang. Namun, bukan berarti masa lalu dapat dinafikkan begitu saja. Masa lalu dapat menjadi cerminan diri kita apakah akan mengulangi kesalahan yang sama, membiarkan diri masuk ke lubang yang sama atau mau mengubahnya demi masa depan.

Apa yang muncul di benak kita pada masa kini ketika mendengar nama ‘Banten’? Ada berbagai hal menarik yang akan muncul. Salah satunya adalah kisah sejarah kegemilangan Banten di masa silam. Continue reading “Menyibak Kegemilangan Masa Lalu Banten”

Sebuah Catatan Orang Film

Judul         :  Kenang-kenangan Orang Bandel
Penulis        :  H. Misbach Yusa Biran
Pengantar    : Ajip Rosidi
Penerbit    :  Komunitas Bambu, Depok Agustus 2008
Tebal        :  324 halaman + xvii

Dunia film sering dimaknai oleh sebagian orang awam sebagai dunia gemerlap bak mengawang di langit. Tak banyak orang yang tahu ada apa di balik dunia itu. Sepertinya apa yang terjadi di sana tak akan dapat diketahui tanpa adanya catatan para pegiat di dunia tersebut yang menggelutinya selama bertahun-tahun. Continue reading “Sebuah Catatan Orang Film”

Put On Returns!

Judul                             : Put On
Penulis/penggambar    : Kho Wan Gie
Penyunting                   : Wahyu Wibisana dan Harianto Sanusi
Penerbit                        :  Pustaka Klasik, Jakarta 2008
Tebal                            :  iv + 64 halaman

Put On dalam ejaan Hokkian (Bu An) berarti “si gelisah”. Sepertinya para penggemar tulen komik strip “si gelisah” tak lagi “gelisah” karena sekarang sudah ada komik strip Put On versi buku yang disajikan orisinil. Karakter Put On sendiri menurut penciptanya, Kho Wan Gie terinspirasi dari Jiggs pada komik Amerika Bringing Up Father. Continue reading “Put On Returns!”

Mengenang Pemilu 2004 di Indonesia

Judul : The year of voting frequently: politics and artists in Indonesia’s 2004 elections
Editor: Margaret Kartomi
Penerbit: Melbourne, Monash University Press, 2005
Tebal: 138 + x hlm

Menjelang Pemilu 2009, 36 partai akhirnya ikut meramaikan Pemilu. Bayangan parade baliho, poster, iklan di televisi serta kampanye sudah di depan mata. Untuk sekedar mengingatkan Pemilu 2004 silam yang menghasilkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Yusuf Kalla, presiden pilihan langsung pertama, membuat buku ini menarik untuk disimak.

Buku ini merupakan kumpulan artikel yang sebagian merupakan artikel untuk Australian-Indonesian Lecture Series (AILS) di Monash University, Australia. Secara khusus tema kumpulan artikel ini adalah politik dan pemanfaatan seni dalam pemilu 2004 di Indonesia. Continue reading “Mengenang Pemilu 2004 di Indonesia”

Kiprah Pendiri Bangsa Indonesia di Negeri Penjajah

Judul: Di Negeri Penjajah: Orang Indonesia di Negeri Belanda 1600-1950

Judul Asli : In het Land van de Overheerser: Indonesiër in Nederland 1600-1950

Penulis : Harry A. Poeze

Penerjemah : Hazil Tanzil, Koesalah Soebagyo Toer

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia dan KILTV-Jakarta , 2008

Tebal : x + 412 halaman

“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaannya.” Demikian kalimat awal dari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Hal yang menarik dalam kalimat itu adalah kata “bangsa Indonesia” dan “kemerdekaannya”. Siapa bangsa Indonesia yang dimaksud dan merdeka dari siapa?

Jawaban kedua pertanyaan itu kelihatannya mudah. Pertanyaan siapa bangsa Indonesia mungkin dijawab “ya kita ini” yang ketika Proklamasi diatasnamakan oleh Soekarno dan Hatta. Sedangkan pertanyaan kedua jawabannya adalah merdeka dari Jepang yang ketika itu baru kalah dari pasukan Sekutu. Bisa juga merdeka dari Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Continue reading “Kiprah Pendiri Bangsa Indonesia di Negeri Penjajah”

Membaca ‘Dongeng’ Nusantara

Judul : Nusantara: Sejarah Indonesia

Judul asli : Nusantara: A History of Indonesia

Penulis : Bernard H.M. Vlekke

Penerjemah : Samsudin Berlian

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia, Freedom Institute dan Balai Pustaka, 2008

Tebal : xxiii + 528 halaman.

Beberapa waktu lalu ada yang mengusulkan untuk mengganti nama Indonesia menjadi Nusantara. Alasannya nama Nusantara lebih sesuai dibandingkan Indonesia. Jauh sebelumnya, pada tahun 1920-an, Dr. Setiabudi yang memiliki nama asli Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950) memopulerkan nama untuk tanah air, negeri kita yaitu Nusantara. Satu kata yang tidak memiliki unsur kata ‘Hindia’ (dari kata bahasa Belanda = Nederlands Indië, Hindia Belanda). Nama yang digunakan oleh Pemerintah Kolonial untuk menyebut negeri kita. Continue reading “Membaca ‘Dongeng’ Nusantara”