Turisme dan Industri Kreatif Indonesia yang WOW

Judul                 :  Building WOW Indonesia Tourism and Creative Industry   wow
Penulis             :  Sapta Nirwandar

Kata Pengantar:  Hermawan Kartajaya
Penerbit           :  PT Gramedia Pustaka Utama, 2014
Tebal               :  xviii + 221 halaman

ISBN               : 978-602-033-0875-3

Dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, kementerian Pariwisata berdiri sendiri setelah sebelumnya kementerian ini digabung dengan ekonomi kreatif (Parekraf). Sebelumnya pariwisata sempat digabung dengan kebudayaan. Buku ini disusun ketika pariwisata masih bersama dengan ekonomi kreatif. Sehingga dua nomenklatur (tourism dan creative industry) ini masih menjadi bagian judul buku ini.

Continue reading “Turisme dan Industri Kreatif Indonesia yang WOW”

Turisme di Depok Masa Hindia-Belanda bag 2

336ff6b2-a3f5-4c4b-afcf-b8c328f4dd57

 Kereta Batavia-Buitenzorg via Depok 

Transportasi menuju Depok dari Batavia pada masa kolonial, selain jalan yang bila ditempuh dengan delman ditempuh selama 6-7 jam, juga mengandalkan kereta api. Jalur jalan mengambil rute Batavia-Meester Cornelis (Jatinegara)-Buitenzorg yang kemudian berbelok di sekitar Cimanggis menuju Pancoran Mas. Jalur kedua adalah Batavia-Pasar Minggu-Lenteng Agung-Pondok Cina-Pancoran Mas yang hampir sejajar dengan jalur kereta.

Continue reading “Turisme di Depok Masa Hindia-Belanda bag 2”

Turisme Depok Masa Hindia-Belanda bagian 1

depok_stationBila kita mengingat Depok puluhan tahun silam, yang muncul di ingatan kita adalah sebuah kota yang tak terlalu ramai. Jalan menuju Depok dari Pasar Minggu serta jalan Margonda yang kita kenal pun sekarang masih belum seramai sekarang. Di kanan-kiri jalan masih terlihat pepohonan yang rimbun. Kemacetan yang ada pun hanya disebabkan pintu kereta, perlintasan rel. Memang sarana transportasi darat lain selain jalan raya adalah kereta listrik Jabodetabek yang sekarang disebut Commuterline. Sarana ini menjadi andalan bagi warga Depok yang bekerja, sekolah di Jakarta atau warga Jakarta yang hendak berkunjung ke Depok. Jalur lain adalah melalui jalan tol lewat jalan Juanda.

Continue reading “Turisme Depok Masa Hindia-Belanda bagian 1”

Mari ke timur

454f4756-215c-4b10-ba07-8a4e2c4b4196

Nil novi sub sole’, ‘Tak ada yang baru di bawah mata hari’. Demikian lah adagium tua yang kerap kita dengar apabila terkait dengan orisinalitas. Hal ini tampaknya berlaku hampir untuk semua hal. Tak terkecuali untuk satu sektor yang kerap tidak ditangani secara serius.  Sektor yang dimaksud ini adalah sektor turisme.

Continue reading “Mari ke timur”

Fungsi Metodologi dan Teori dalam Ilmu Sejarah

sartonoDalam penelitian sejarah, metode dan metodologi merupakan dua perangkat penting. Sartono Kartodirdjo (1992) mengungkapkan perbedaan antara metode dan metodologi. Metode adalah bagaimana orang memperoleh pengetahuan (how to know), sedangkan metodologi  adalah ilmu tentang untuk tahu bagaimana harus mengetahui (to know how to know).

Continue reading “Fungsi Metodologi dan Teori dalam Ilmu Sejarah”

Perjalanan 2015

sunway-1

Tahun 2015 tinggal beberapa jam lagi ditinggalkan. Ada banyak hal telah dilewati dan dijalani. Ibarat berjalan, tidak semua berlangsung mulus. Terkadang jalan menurun, menanjak, berkelok, dan berhenti sesaat harus dilakoni. Bahkan, ada kejutan yang benar-benar membuat terkejut, sulit dilukiskan dengan kata-kata. Hanya puji syukur yang dapat dipanjatkan kepadaNya. Zat yang Maha Agung dan Bijaksana.

Continue reading “Perjalanan 2015”

Turisme di Hindia-Belanda

VTV-office     VTV merupakan perhimpunan turisme pertama di Hindia-Belanda. Perhimpunan yang didirikan pada tahun 1908 ini menandai turisme modern sebagai industri di Hindia-Belanda yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  Sebelum dibentuknya VTV para pengunjung yang datang belum terorganisasi, kebanyakan mereka masih sendiri-sendiri (individu) dan tidak bertujuan untuk khusus berwisata, melainkan karena tugas dari pemerintah.

Continue reading “Turisme di Hindia-Belanda”

Psychotourism: Di sini waktu seolah terasa berhenti

leiden-1Setelah pesawat tinggal landas dari Kuala Lumpur menuju Amsterdam, maka ritual berikutnya adalah menikmati film, musik, makanan atau tidur. Perjalanan selama kurang lebih empat belas jam dengan pesawat terasa melelahkan. Kondisi fisik yang memasuki kepala 4 memang tidak bisa ditipu.  Akhirnya pesawat mendarat di Schiphol, Amsterdam.

Continue reading “Psychotourism: Di sini waktu seolah terasa berhenti”

Menikmati Aijer Blanda dan Nangke Lande

terong belandaApalah arti sebuah nama, demikian ungkapan dari seorang pujangga Inggris William Shakespeare. Namun, ungkapan tersebut seolah tak berarti jika kita membicarakan masalah berikut. Misalnya kata ayam. Jika kita gabungkan dengan kata bakar di belakangnya tentu akan berbeda dengan kata goreng. Apalagi jika kata ayam digabungkan dengan kata kampung dan ‘kampus’. Kata tersebut akan memiliki makna denotatif dan konotatif.

Continue reading “Menikmati Aijer Blanda dan Nangke Lande”

Gadis Afrika Penyelamat Raja Swedia

the-girl-who-saved-54f7fc5158967‘Kotoranmu, rezekiku’.  Tulisan ini sempat saya baca di sebuah toilet umum di terminal ibu kota. Keberadaan toilet umum memang penting bagi mereka yang membutuhkan untuk membuang hajat mereka. Inilah latar awal dari buku The Girl Who Saved the King of Sweden karya Jonas Jonasson. Sebuah jamban umum di Soweto, kota kumuh di Afrika Selatan pada abad silam.

Continue reading “Gadis Afrika Penyelamat Raja Swedia”